...
no tags
Anggarini Paramita
22 May 2018

Jakarta, GoHitz.com – Kekayaan budaya Betawi itu tidak hanya ondel-ondel saja, namun juga Wayang Kulit Betawi. Memang kini pertunjukan seni yang dipengaruhi budaya Jawa ini semakin langka dijumpai di ibu kota. Oleh karena itu, Asosiasi Silat Tradisi Betawi Indonesia (ASTRABI) menggelar pertunjukan Wayang Kulit Betawi.

Pertunjukan Wayang Kulit ini memiliki kekhasan dibanding wayang kulit yang berasal dari Jawa. Ya! Pagelaran ini menggunakan bahasa dan logat Betawi yang khas dan diiringi oleh musik gambang kromong.

Bertempat di Gelanggang Olah Raga (GOR) Bulu Tangkis Cendrawasih Cengkareng menjadi lokasi pagelaran Wayang Kulit Betawi yang digagas oleh ASTRABI.

Ki Sukarlana Nemit Putera didapuk sebagai dalang pagelaran budaya tersebut mengangkat kisah Satrio Piningit yang diharapkan oleh rakyat dapat mengatasi pelbagai masalah yang terjadi di suatu negara.

Ketua Umum ASTRABI Anwar Albatawi mengakui bahwa pertunjukan Wayang Kulit Betawi ini digelar sebagai upaya pelestarian kekayaan budaya Betawi yang kian dilupakan oleh generasi muda Betawi.

“Pagelaran ini sejatinya adalah bentuk keprihatinan kami terhadap nasib seni pertunjukan tradisional, khususnya Wayang Kulit Betawi yang saat ini nyaris punah,” jelas Anwar saat acara Pelantikan Pengurus ASTRABI periode 2018-2021, beberapa waktu lalu.

Sejumlah kalangan dari Betawi juga menghadiri pagelaran Wayang Kulit Betawi, termasuk pula Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Safullah, M.Pd.

ASTRABI sendiri merupakan wadah bagi para budayawan dan perguruan silat Betawi yang memiliki misi untuk menyelamatkan dan melestarikan budaya-budaya Betawi, khususnya pertunjukan tradisional, seperti Silat Tradisi dan Wayang Kulit Betawi.

Hingga kini ASTRABI beranggotakan lebih dari 50 perguruan silat yang tersebar di Jabodetabek. Mengusung visi dan misi “Menjadikan Silat Tradisi Betawi menjadi tuan rumah di kampungnya sendiri” ini bercita-cita mengantarkan silat tradisi untuk Go International.

Teks : Paramita
Foto : Ist
     

 

Baca Juga




Baca Juga

Usung Tema One Nation, CASA Indonesia Kembali Digelar
2 06 2018
Mengintip Pameran CASA Indonesia 2018 yang Memesona
1 06 2018
Sastrawan Goenawan Mohamad Gelar Pameran Tunggal Lukisan
1 06 2018
Uniek Sampan Hismanto dan Dedikasinya Untuk Seni Tari Tradisional Indonesia
20 05 2018