...
no tags
Maria Cicilia Galuh
8 May 2018

Jakarta, GoHitz.com - Industri batik di Indonesia memang berkembang pesat. Sayangnya, hanya kita saja yang mengenakannya sebagai busana. Sementara dunia, mungkin hanya segelintir saja yang tahu tentang batik.

Wastra nusantara sudah digunakan oleh para raja sejak dulu dan sampai sekarang masih tetap lestari dan terus berkembang di masyarakat. Agar batik tidak hanya dikenal oleh orang Indonesia saja, maka digelar sebuah pameran bertajuk "Batik For The World" yang akan berlangsung di kantor UNESCO, Paris, Prancis pada 6-12 Juni 2018.

Tiga desainer ternama Indonesia yang terdiri dari Oscar Lawalata, Edward Hutabarat dan Denny Wirawan akan terlibat dalam acara tersebut. Mereka akan menampilkan wastra nusantara yang merupakan kain peradaban.

Oscar membawa batik dari lima daerah di Jawa Timur, diantaranya Madura, Surabaya, Ponorogo, Trenggalek dan Tuban dalam tampilan koleksi ready-to-wear. Berbagai macam metode pengolahan batik akan diaplikasikan pada pagelaran kali ini seperti bordir tangan, pewarnaan alam dan berbagai olahan detail tangan lainnya kedalam koleksi yang menjadi ciri khas Oscar Lawalata Culture. 

Kemudian, Edward Hutabarat akan memboyong batik dari daerah pesisiran Mega Mendung dan Sawung Galing yang dihadirkan secara utuh dengan pembuatan pola terlebih dulu, lalu baru membatik di atas kain-kain yang dipilih sehingga tidak ada kain yang terpotong. 

Dengan memadukan motif garis yang menjadi identitasnya, Edward akan mempresentasikan batik dalam pakaian kasual, beach wear, dan resort look dengan tampilan longgar dan ringan. 

“Saya ingin menampilkan bagaimana batik bisa bersanding dengan berbagai barang branded lainnya namun batik tetap yang menjadi pusat perhatian,” terang pria yang akrab disapa Edo ini, dalam bincang-bincang di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Selasa (8/5).

Sementara itu, Denny Wirawan memilih untuk menghadirkan inspirasi koleksi terbaru dari kain Batik Kudus, warisan budaya dari pesisir Jawa Tengah yang berkembang sejalan dengan perkembangan kerajaan di Jawa. 

Permainan tabrak corak khas Denny dengan kain batik Kudus yang menampilkan motif flora dan fauna nan elok dengan penuh warna ceria, dipadu dengan embroidery akan menjadi inspirasi busana cocktail dan evening wear.

 

Editor : Maria Cicilia Galuh
Foto : Bakti Budaya Djarum Foundation
     

 

Baca Juga




Baca Juga

Keindahan Tenun dan Songket dalam Koleksi House Of Marsya
2 08 2018
Koleksi Ini Yang Akan Dipamerkan Hunting Fields Di Rising Fashion 2018
27 07 2018
Kisah Mira Indria, Desainer Busana Couture Indonesia yang Mendunia
11 06 2018
Ternyata Dian Pelangi Terinspirasi Dengan Baju Wakanda
31 05 2018