Dibaca 602 kali
no tags
Yogi Rachman
20 May 2018

Jakarta, GoHitz.com - Memulai bisnis di usia muda bisa dengan cara apa saja, termasuk dari sebuah ketidaksengajaan. Hal ini yang dialami oleh Kevin Naftali ketika dirinya membangun brand clothing line Kevas Co. pada tahun 2011 silam. Dari modal awal yang cuma Rp45 ribu, kini produknya telah berkembang pesat dan memilki omset ratusan juta rupiah.

"Awalnya gue pernah datang di acara fesyen. Terus, ada salah satu barang yang gue taksir cuma harganya nggak terjangkau. Akhirnya gue bikin sendiri, terus gue coba pre-order lewat Kaskus. Modal awal Rp45 ribu. Pre-order pertama dapat 45pcs. Ibaratnya gue udah dapat banyak banget bahkan plus untung juga," ucap Kevin saat berbincang dengan GoHitz.

Dari situ kemudian pria yang memiliki latar belakang pendidikan Komunikasi ini mulai serius menjalani bisnis di bidang fashion. Salah satu keunggulan dari produk Kevas Co. terletak pada busana knitwear yang memilki motif-motif khas. Selain itu, pengerjaan knitwear ini dilakukan secara manual alias tanpa menggungakan mesin.

"Gue punya roots di Navajo, Nordic, sama Aztec. Ini motif native American. Brand lain nggak bisa produksi dengan mesin knit kayak gini. Ini semuanya rajut manual pakai tangan," ungkapnya.

Kevin menjelaskan bahwa dalam membangun usahanya ini tak selamanya berjalan mulus. Berbagai tantangan juga pernah dihadapi. Seperti ketika para pesaingnya mulai membuat duplikat dari produk Kevas Co. ke pasaran dengan harga yang jauh lebih murah.

Tentu saja hal itu membuatnya khawatir. Namun seiring berjalannya waktu, Kevin pun tidak ingin terlalu mengambil pusing meski ada yang meniru produk buatannya.

"Gue ambil positifnya mereka jadi pecah pasar gue. Yang kuat pasti beli original, sedangkan yang poser bisa beli yang palsunya," terang lulusan salah satu kampus di Bandung tersebut.

Dalam memasarkan produknya ini, Kevin mengandalkan kekuatan dari sosial media. Selain itu, dia juga kerap mengikuti berbagai event yang berkaitan dengan fesyen.


Kini berkat kejelian dalam memanfaatkan peluang yang ada membuat produk Kevas Co. berkembang. Dari yang awalnya hanya bermain di busana knitwear saja, namun sekarang sudah merambah ke berbagai fashion item lain. Mulai dari topi, kemeja, hingga flanel. Ke depannya dia berharap agar usahanya ini semakin berkembang dan inovatif. 

"Ke depannya Kevas agak sama kayak brand lain yang katanya tahun ini adalah tahunnya kolaborasi. Jadi, kita juga akan berkolaborasi dengan brand lain," jelasnya.

Teks : Yogi Rachman
Editor : Paramita
Foto : Kahfie Kamaru

 

Baca Juga




Baca Juga

Rumah Langit, Tempat Belajar Gratis Bagi Anak-anak Kurang Mampu
3 07 2018
Berkenalan dengan Heidi, Penyanyi Pendatang Baru di Skena Musik Folk Tanah Air
29 06 2018
Ini Sosok Ibu Bagi Tenaga Kerja Indonesia Di Taiwan
14 05 2018
Kisah Menarik Dua Pejuang Air Lestarikan Lingkungan
3 05 2018