...
no tags
Anggarini Paramita
12 June 2018

Jakarta, GoHitz.com – Generasi milenial menjadi salah satu faktor dalam mendukung pertumbuhan perbankan di Indonesia. Tak heran, bila Allianz life Indonesia melalui program perekrutan Life Changer sebagai langkah strategis mengantasipasi dan mengoptimalkan pasar di masa depan yang ditujukan bagi kaum milenial.

Program tersebut berfokus pada kemampuan wirausaha di bidang jasa keuangan asuransi dan mengembangkan model bisnis yang dapat diwariskan pada generasi selanjutnya.

Hal ini seiring dengan temuan dari riset Accenture tentang “Segmentasi Nasabah di Pasar Penting Asia” yang menjelaskan bahwa generasi milenial secara umum itu memiliki aspirasi karir masa depan untuk mendirikan bisnis sendiri.

“Allianz menyadari bahwa perlindungan asuransi maupun perencanaan keuangan yang baik merupakan bagian penting dalam upaya mengubah diri sendiri maupun orang lain  (secara finansial). Melalui program Life Changer, Allianz memberikan kesempatan bagi milenial untuk mewujudkan aspirasinya, yakni membangun bisnis yang dapat membawa perubahan positif bagi diri sendiri dan sesama,” ujar Joos Louwerier, Country Manager & Presiden Direktur Allianz Life Indonesia saat seminar “Life Changer: Capturing the Future Customer” di BUSS HQ, Neo Soho Capital, Jakarta. 

Chief Agency Officer Allianz Indonesia Ginawati Djuandi menyampaikan tanggapannya mengenai temuan riset Accenture Strategy mengenai perilaku konsumen dan karakteristik milenial. 

“Segmen milenial sangat menarik karena memiliki potensi besar untuk menjadi kontributor premi pendapatan bruto di masa depan. Sebagai seorang wirausahawan, para Life Changer harus benar-benar menjadi mitra dan menyediakan layanan terbaik bagi nasabah dengan menggunakan beragam sarana dan infrastruktur, khususnya yang berbasis digital,” ucap Ginawati. 

Riset Accenture menyatakan bahwa segmen profesional muda di Indonesia diproyeksikan untuk berkontribusi lebih dari 20 persen terhadap pendapatan premi bruto industri asuransi jiwa pada 2020.

Ginawati juga menerangkan bahwa para milenial itu tidak lepas dari teknologi digital. Sehingga, Allianz Life telah menyiapkan langkah strategis yang diperlukan, proposisi produk yang tepat, dan layanan berbasis digital.

“Saat ini, sudah banyak proses transaksional mulai dari pengajuan asuransi, pelayanan polis dan klaim yang dapat dilakukan melalui platform digital. Semua inisiatif ini diharapkan dapat menarik lebih banyak wirausahawan milenial – yang saat ini merupakan 50 persen dari total agen Allianz Life – untuk menjadi bagian dari jaringan distribusi perusahaan,” imbuhnya.

Christian Sontani Business Partner di Allianz Star Network (ASN), jaringan distribusi resmi Allianz Life, menyatakan bahwa banyak milenial yang memiliki keinginan kuat untuk membangun bisnis mereka sendiri karena mereka ingin memiliki sesuatu yang bisa diwariskan.

“Sebagai seorang milenial, saya menemukan bahwa model bisnis ASN mampu membuat saya menjadi seorang wirausahawan sepenuhnya. Sebagai masa depan industri asuransi, kami memiliki tanggung jawab untuk membuat asuransi selalu relevan bagi masyarakat. Hal ini bukan berarti hanya menyediakan produk dan layanan terbaik, namun juga mentransformasi cara kita berinteraksi dan bertransaksi dengan nasabah. Mobilitas, fleksibilitas dan efisiensi akan tetap menjadi pendorong utama untuk evolusi bisnis,” pungkas Christian.

Teks : Paramita
Foto : Ist
     

 

Baca Juga




Baca Juga

Begini Nih Tip Biar Uang THR Kamu Enggak Cepat Ludes
9 06 2018
Asuransi Jiwa Syariah Prudential Berkembang Pesat
5 06 2018
Ingin Bisnis Sukses? Tiru Cara Berdagang Abdurrahman bin Auf
4 06 2018
Inilah Cara Sun Life Edukasi Keuangan Bagi Keluarga Muda
31 05 2018